Tina

Pemain cello, desainer, dan seniman tato

Jenewa

Tina berekspresi melalui tato dan pakaian

“SEORANG SENIMAN MULTITALENTA.”

Kami bertemu dengan Tina, seorang seniman multitalenta berusia 28 tahun di Jenewa. Berangkat dari kecintaannya terhadap dunia seni, desain , tato dan musik khususnya melalui cello, Tina memilih menjalani kehidupannya hari demi hari, selaras dengan begitu banyak passion yang ia miliki.

Tina menyambut kami di workshop miliknya. Di sini ia mencurahkan kreativitasnya yang terlihat jelas dari gambar-gambarnya yang banyak terpajang. Dalam workshop inilah ia juga membaktikan dirinya pada seni tato. Seniman Sino-Swiss muda ini membuka hatinya kepada kami saat wawancara berlangsung, dan dengan riang meloncat dari satu topik ke topik lainnya; dari desain ke tato, dari tato ke bermain cello, dari cello ke teknik engraving, dll.

Tina sudah mulai menggambar sejak kecil didasari pengalaman hidupnya sehari – hari. Didorong oleh ibunya yang ia juluki “tiger mom”, ia memutuskan untuk sepenuhnya mengembangkan bermacam-macam keterampilannya dari mulai menggambar, bermain musik, dll. Pada usia 16, Tina bercerita kepada kami, ia “memberontak” dan benar-benar berhenti menggambar serta main musik. Empat tahun kemudian ia menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan bakatnya yang tak ternilai, dan sejak saat itu, memutuskan untuk berteman kembali dengan bow (penggesek cello) dan pensilnya.

Ambisi dan keinginan tanpa batas untuk terus berkreasi

“STATUS SEORANG SENIMAN TIDAK BERGANTUNG DALAM LULUSAN.”

Tiga tahun lalu, ia kembali dari perjalanannya ke Bali dan Berlin dengan passion baru: tato.

Baginya, tato adalah sebuah bentuk seni yang dapat dengan baik merekam sebuah momen dalam kehidupan seseorang, seperti halnya dengan menggambar. Ia sangat tertarik pada seni yang baru ditemukannya ini – meskipun, pada awalnya, ibunya agak tidak senang dengan pilihannya. Tetapi seiring berjalannya waktu, sang Ibu memperhatikan betapa karya seni putrinya begitu dihargai, dan akhirnya perlahan-lahan ia pun menerima aktivitasnya.

Sampai sekarang, Tina tidak berniat untuk berhenti di sini! Ia sedang dalam proses meluncurkan brand pakaiannya sendiri. Seniman muda ini juga seorang fashion designer; ia bahkan memenangkan medali di festival mode internasional Hyères (Perancis Selatan) pada tahun 2019. Ambisi dan keinginannya untuk berkreasi sangat tak terbatas; namun baginya, kebebasan adalah hal yang terpenting, tak boleh ada ruang untuk tekanan! Ia sekarang memiliki berbagai proyek seru dalam pikirannya dan selalu mendengarkan insting dan keinginannya. Jelas, Tina telah membuat pilihan: ia akan hidup hari demi hari, dan tidak akan ragu untuk mengubah rencananya… lagipula, bukankah hidup ini penuh kejutan?

SENSIBIO H2O

Apa dampak bagi kulitnya?

Sebagai seniman tato, Tina menghabiskan waktunya bekerja dengan kulit. Merawat dan menghargai kulit menurutnya merupakan sebuah seni tersendiri. Karena kita hanya punya satu kulit dengan keunikannya masing – masing.

Menjalani kehidupan sebagai Tina yang tidak memiliki banyak waktu, Sensibio H2O Micellar Water memberikan kemudahan dalam menghapus makeup dan membersihkan semua partikel yang terakumulasi pada kulit secara mendalam.