Denica

Social Entrepeneur

indonesia

Bertemu SukkhaCitta ketika mencari arti kebahagiaan.

Kami bertemu Denica di suatu siang. Sisa hujan deras dari pagi masih terasa di lembabnya udara di luar. Kami melangkah masuk ke apartemennya yang juga merangkap sebagai tempat kerja untuk tim SukkhaCitta. Diantara lantunan musik yang tenang, Denica mengungkapkan cerita dibalik bagaimana satu pilihan kecil dapat membuat dampak yang begitu besar.

Hidup memang punya jalannya sendiri untuk mengingatkan kita akan peran setiap manusia. Untuk Denica, kisahnya dimulai dari pengalaman pertama mengunjungi berbagai desa di Indonesia. Di masa itu, Denica bertemu dengan ibu-ibu pengrajin batik. Ia pun terpukul melihat kondisi ibu-ibu ini yang kesulitan membiayai keluarganya. Begitu kontras dengan betapa mudahnya konsumen-konsumen di kota memilih dan memakai baju Batik. Denica merasa permasalahan di Indonesia begitu besar. “Saya ini hanya satu orang. Apa yang bisa saya lakukan? Itu menjadi tantangan terbesar saya, untuk meyakinkan bahwa satu orang saja cukup untuk membuat suatu perubahan,” ujarnya.

Di titik itu, Denica menyadari bahwa kebahagiaan hanya dapat ditemukan ketika semua yang kita lakukan itu bermakna. Dan di saat ia mencari kebahagiaan, Denica bertemu dengan konsep SukkhaCitta, membangun jembatan untuk menghubungkan satu konsumen di kota dengan satu ibu di desa. Dengan itu, hal sesederhana menggunakan baju batik di hari Jum’at bisa lebih bermakna, karena dibalik selembar kain ada perjalanan dia ditanam, ditenun, sampai diwarnai. Tanpa latar belakang fashion ataupun pengalaman berbisnis, Denica tetap percaya ketika mengerjakan sesuatu yang bermakna, kita harus mulai dari hal-hal kecil, dan belajar di perjalanannya. Pada akhirnya, satu manusia pasti bisa memberikan perubahan yang berarti.

Memberdayakan sesama perempuan.

Kalau bukan kita yang memilih untuk maju, lalu siapa lagi?

Pada saat ini, SukkhaCitta sudah memberdayakan pengrajin di 6 desa berbeda. Namanya pun sudah dikenal di ranah internasional.

Namun Denica percaya perjalanannya masih panjang. Ia yakin dirinya masih akan terus aktif dalam membangun jembatan-jembatan lainnya. “Perempuan punya empati dan kesabaran yang tinggi untuk menjalin hubungan yang berarti. Itu dia kenapa saya yakin pekerjaan saya tidak bisa dilakukan oleh seorang laki-laki. Dalam SukkhaCitta, hal terpenting adalah kepercayaan – antara kami dan ibu-ibu pengrajin, antara brand dan konsumen,” ujar Denica. Rasa percaya ini lah yang mendorongnya untuk selalu kembali ke bumi. Untuk selalu memastikan dirinya nyaman dengan semua pilihan yang dibuat, dan nyaman dengan proses yang dirintis.

SENSIBIO H2O

Apa dampak bagi kulitnya?

Denica percaya setiap konsumen perlu mengerti dampak dari setiap pilihan produk yang mereka beli. Bukan hanya untuk mengikuti trend atau membeli sesuatu yang cantik, tapi juga mengerti tujuan dari produknya. Bentuk dasar dan formula dari Sensibio H2O memastikan bahwa setiap kulit dapat bekerja sesuai dengan fitrahnya, menghormati kebutuhan setiap kulit wajah yang berbeda-beda.