Affi

Ibu, Pengusaha

Indonesia

Tak ada kata terlambat untuk mengejar mimpi.

Rutinitas pagi di rumah Affi Assegaf diisi dengan persiapan sekolah anaknya. Wangi roti bakar untuk sarapan pagi disertai langkah lari kecil yang berkejaran dengan waktu. Kami berbincang dengan Affi di satu pagi yang cerah setelah rutinitas paginya selesai dan anaknya pun berangkat sekolah. Affi duduk dan cerita tentang mengapa keputusan untuk membuka lembaran baru itu tidak pernah salah.

Sepanjang ingatannya, Affi selalu jatuh cinta dengan perawatan wajah. Dimulai dengan mencoba berbagai jenis make-up dan cara berdandan, Affi mulai menyadari betapa pentingnya perawatan kulit wajah ketika memasuki usia 30. Di masa itu, ia merasakan sulitnya mendapatkan ulasan atau tips dan trik yang menarik dari sumber lokal. Semua artikel yang ditemukan berasal dari luar negeri. Hal ini mendorong Affi untuk mulai membuat kontennya sendiri, dari ulasan, rekomendasi, sampai petunjuk pemakaian yang sesuai dengan kebutuhan kulit Indonesia. Berawal dari hobi, konten ini semakin meningkat dan membawa pengikutnya sendiri, yang berakhir di media Female Daily, salah satu tujuan pertama untuk sumber terpercaya tentang perawatan kulit perempuan.

Saat kami bertemu Affi, ia sudah tidak menjabat di Female Daily lagi. Affi memutuskan untuk mengundurkan diri di tahun 2019. “Female Daily itu seperti anakku sendiri. Kita bangun bersama selama 11 tahun. Cuma aku pikir sudah saatnya aku kejar mimpi-mimpiku yang lain. Aku percaya nggak ada kata terlambat untuk mulai mengejar mimpi,” ulas Affi. Keputusan yang besar ini mengundang banyak komentar dari sekitarnya. Kenapa meninggalkan pekerjaan yang sudah cukup mapan? Gimana menjalani semua ini dan tetap menjadi ibu yang baik? Apakah tidak terlalu egois untuk memikirkan mimpi sendiri?

“Aku sendiri malah semangat. Memulai sesuatu yang baru berarti kita bisa belajar hal-hal baru lagi,” ujar Affi sebelum menambahkan bahwa komentar itu akan selalu ada, tapi keputusan akhir selalu hanya ada di tangan kita sendiri. Tinggal kita yang berani mengambil langkahnya atau tidak.

Sayangi diri sendiri untuk bisa memberi lebih ke sekitar.

Hidup ini punya kita. Cuma kita yang punya hak untuk menentukan jalannya.

Dengan rutinitas yang baru, Affi memaksimalkan waktu yang ada untuk anaknya, diluar memenuhi undangan dan ajakan untuk berbagai macam acara dan program kecantikan. “Menurut saya penting untuk orang mengerti bahwa perawatan kulit itu bukan hanya tentang lapisan luar saja, tapi juga bentuk apresiasi terhadap diri sendiri,” ujar Affi. Keputusan untuk membuka lembaran baru di usianya sekarang menurut Affi adalah salah satu caranya menghargai diri. Dengan nyaman, Affi percaya versi terbaik dari diri kita selalu bisa ditemukan. Lalu kita bisa memberi dan menginspirasi dengan jauh lebih baik.

SENSIBIO H2O

Apa dampak bagi kulitnya?

Sebagai organ terbesar, kulit memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Affi selalu menekankan bahwa produk yang kita pilih untuk kulit harus menghargai ini, jangan memilih sesuatu yang terlalu keras atau kasar.

Elemen micelle di SensibioH2O menyerupai bentuk fosfolipid dari membran kulit kita, sehingga memudahkan kulit untuk regenerasi secara alami.